TENANG TETAPI DISIPLIN, BUKALAH "SAYAP" PADA WAKTUNYA

Menghadapi tantangan angin dan ketinggian,mencapai titik sasaran pendaratan, saling menjaga, juara bersama.

BAGI TUGAS TIM

Ada pengatur tempo dan irama permainan, ada penjaga markas, ada penerobos, ada pencetak nilai.

TANGKAS DAN BERANI, MENJAGA KENDALI DAN KEAMANAN DIRI

Jaga stamina dan konsentrasi, gunakan perangkat yang dikuasai, utamakan selamat.

JAGA KEPERCAYAAN DAN TANGGUNGJAWAB

Masing-masing diri disorot, menjadi pusat perhatian, dan tumpuan harapan. Fokus sampai finish, selesaikan yang sudah dimulai.

TAKLUKKAN RINTANGAN

Wawasan dan pengalaman membentuk dan melatih penanganan atas rintangan. Coba lagi dan lebih tinggi lagi.

Kamis, 31 Maret 2016

Atribut Sempel X5'83 Pada Reuni 2016

X5'83

Atribut dan tanda meeting point bagi X5'83
karakter desain: simpel, masif, dan clustered
arti warna: biru-tingkat SMP, merah putih - Indonesia, kuning emas: jaya/sukses
aplikasi pada: bendera, t-shirt, topi, pin, dll
Dibuat dg Microsoft Word

Senin, 28 Maret 2016

Tips Etika Reuni Sukses

Mumpung moment nya pas....

TIPS REUNI SUKSES

Perpisahan kita selama bertahun-tahun telah membentuk kita seperti sekarang ini. Banyak perubahan terjadi dalam hidup kita selama perpisahan itu baik secara fisik, sosial dan spiritual. Perubahan Fisik seperti bentuk tubuh, dulu gemuk sekarang langsing, dulu langsing sekarang subur, dulu cantik sekarang lebih cantik, dulu ganteng sekarang tambah ganteng, dulu kurang sehat sekarang fit dst. Perubahan Status Sosial, karena kariernya yg cemerlang, karena jabatan, karena bisnisnya, seseorang bisa menjadi kaya dan terpandang atau sebaliknya masih prihatin karena bisnisnya kena krisis ekonomi, prihatin kena PHK dst-dst. Perubahan Spiritual, dulu badung sekarang alim, dulu suka nyontek sekarang jadi guru agama, dulu sopan sekarang lebih santun, dulu jarang sholat sekarang taat, dulu lihat gereja saja males sekarang setiap hari ke gereja, dst.

Berikut Tips Etika Reuni Sukses:

1. Kita hadir dalam reuni sebagai teman yang sederajat, seperti waktu kita masih bersama-sama. Peserta reuni harus memiliki jiwa besar, toleran dan mau menahan diri. Bersedia menanggalkan semua atribut dalam dirinya seperti, jabatan, status sosial, kekayaan dll.
2. Legowo, bersedia dipanggil dan memanggil nama teman seperti waktu masih bersama-sama (sekolah/kuliah), tidak memakai embel-embel Pak, Bu, mbak, mas, dst.
3. Jangan membuat teman lain bad mood, minder, maka sebaiknya Anda tidak ceritakan pekerjaan, keberhasilan bisnis, jabatan, status sosial, kekayaan yang dimiliki, kehebatan anak, istri Anda, juga jgan bercerita kegagalan Anda dll pada forum umum (didengarkan banyak orang). Jika ingin berbagi cerita tentang hal ini bicarakan secara langsung/khusus kepada siapa anda ingin berbagi cerita.
4.Jangan bergunjing, berceritalah yg wajar tentang kenangan masa saat bersama-sama doeloe. Seperti cerita-cerita yg saat itu tidak terceritakan.
5. Jangan cemburu, jika cowok/cewek yg dulu anda incar tampak lebih dekat dan akrab dg teman yg lain. Atau jgn cemburu lagi jika terungkap kisah cinta cowok/cewek incaran Anda, justru pada teman Anda sendiri. Jadikan itu lelucon masa lalu saja jangan Baper (bawa perasaan). Semua sdh berlalu, apalagi sekarang kita sdh memiliki keluarga sendiri.

Indikasi reuni sukses:

1. Akan terjalin persahabatan lebih akrab
2. Tidak kapok datang lagi dalam reuni berikutnya.

Ditulis oleh:
https://www.facebook.com/ocindah.gaknakal
dalam grup https://www.facebook.com/groups/SMPX5TANGERANG/

Draft Desain Atribut Reuni Akbar Sempel X5 2016 (Usulan)

USULAN

Setelah menyerap postingan Ocin Dah Gak Nakal, beserta segenap komen yang muncul, utamanya dari Lili Hartini soal clbk; juga usul Prasetyo Dewanto alias Catur soal yang pintar yang suka bolos; memahami harapan yang diwakili Untung Ngatimin; serta tidak lupa memperhatikan kupingan rapat panitia reuni melalui Wakil Angkatan yang hadir Elsya Aprianti Lisna Lilis yang setia dikawal Gunawan Mulyono, dst... dst... maka dengan ini saya mengajukan tema reuni "Reunion for Tomorrow."
Semoga teman2 Forum Wakil Angkatan dan Panitia Reuni menyetujuinya. Draft atribut reuni-nya sebagai berikut:

Pesta Demokrasi Sempel X5

MEMILIH KETUA IKATAN ALUMNI SEMPEL

(menjawab pertanyaan panitia reuni via SMS)
Pada umumnya, ketentuan pemilihan ketua ikatan alumni itu diatur dalam Anggaran Dasar. Biasanya, mekanismenya melalui kongres atau musyawarah besar anggota. Nah, karena organisasinya belum ada, maka perlu dibuat panitia persiapan dahulu. Tapi itu juga tidak mungkin, sebab kita belum mampu menyelenggarakan Reuni Akbar Seluruh Angkatan.
Lalu bagaimana? Ya bersabar, dan melaksanakan apa saja yg bisa dilaksanakan SEBELUM cita2 punya organisasi dan ketua alumni terwujud.
Karena itulah, yang bisa kita lakukan sekarang ini adalah organisasi sementara yang meng-inisiasi ke arah pembentukan organisasi ikatan alumni yang ideal. Prosesnya sudah bisa dilaksanakan yaitu berkumpulnya Ketua Angkatan atau yang mewakili. Sayangnya kemarin tidak dilaksanakan pelembagaannya. Coba dilakukan lagi, pada saat pertemuan dengan panitia reuni, ketua2 angkatan membuat rapat pembentukan Forum Ketua Angkatan atau Forum Wakil Angkatan.

Tata cara Rapat sebagai berikut:

1. Peserta rapat mengisi daftar hadir.
2. Peserta Rapat menetapkan pemimpin dan penulis rapat.
3. Pemimpin Rapat memeriksa peserta yang hadir apakah benar mewakili angkatannya dan apakah jumlahnya memadai (kuorum minimal 2/3 x 12 angkatan. Jadi peserta rapat paling sedikit 8 orang yang setiap angkatan hanya diwakili 1 orang.)
4. Jika terpenuhi syarat (4) ini, pemilihan bisa dilaksanakan secara demokratis. Silakan diajukan atau mengajukan diri siapa saja Calon Ketua Forum Wakil Angkatan.
5. Pemilihan Ketua FWA dilaksanakan secara aklamasi atau pemilihan suara, dengan ketentuan 1 orang anggota FWA memiliki 1 hak suara.
6. Pemimpin rapat menetapkan Ketua dan Sekretaris FWA terpilih berdasarkan urutan suara terbanyak. Atau bisa juga Sekretaris diangkat oleh Ketua Terpilih.
7. Pemimpin Rapat melantik Ketua FWA Terpilih dan membuat Berita Acara Rapat yang mencantumkan waktu dan tempat, hadirin, prosedur pemilihan, dan penetapan Ketua FWA.
8. Selesai, foto bareng dll hehe.

Pekerjaan Ketua, Sekretaris, dan Anggota FWA adalah:

1. Meresmikan Panitia Reuni 12 angkatan yang sudah dilengkapi strukturnya. Pengurus FWA sebaiknya ditentukan tidak boleh merangkap jabatan Panitia Reuni.
2. Melaksanakan pemilihan Ketua Ikatan Alumni Angkatan 1981-1992 pada Reuni 4 September 2016. Dari sekarang hingga reuni nanti, Ketua, Sekretaris, dan Anggota FWA berupaya menjaring tokoh-tokoh yang dinilai layak dipromosikan sebagai bakal calon ketua ikatan alumni.
Demikian usulan saya, mungkin ada koreksi dan ide lain dari kawan2 alumni X5 lainnya.
Salam Sempel

Membentuk Forum Wakil Angkatan

OSIS: BELAJAR BERORGANISASI USIA DINI

Waktu saya bilang saya dipilih menjadi ketua OSIS, bapak menegur saya, sudah baca AD/ART belum? Waduh, ga tau apa itu. Saya pun ke rumah kost pembina OSIS Pak Tito Sutanto dan mendapatkan berbagai dokumen AD/ART, dan buku2 pembinaan generasi muda lainnya. Ada celetukan pak tito yang berkesan, definisi pemuda itu ditetapkan secara politis. Warakadah, mana remaja ngerti kalimat macam begitu waktu itu, apalagi di saat yg berkuasa rejim represif, ga ada pendidikan politik yg memadai.
Semua tercatat tanpa niat di memori. Manfaatnya melekat setiap saat. Kultur pendidikan organisasi Sempel berdayaguna saat kita melanjutkan ke SMA. Pengalaman di OSIS, mempengaruhi rasa percaya diri kawan2 Sempel berkiprah di SMA. Anak "Perum" ga minder tuh berada di tengah kepungan siswa kota. Waktu pemilihan ketua OSIS SMA2, saya yang berasal dari sekolah "baru" hanya kalah suara dari aktivis pramuka asal Mauk. Duta SMP favorit SMPN1 bisa dilampaui. Ketua terpilih meminta saya menjadi wakilnya. Bukan hanya saya, kawan2 Sempel lainnya juga berkiprah luar biasa di OSIS SMAN2, ada Budi Hartono yang tercatat berkiprah fenomenal menggoyang tradisi organisasi.
Ke perguruan tinggi, bekal pendidikan organisasi juga berguna sekali. Dalam penataran P4 pola 100 jam yang diikuti 1700 mahasiswa baru ITB, saya masuk 10 besar terbaik, dan wajib melanjutkan kegiatan untuk penyusunan makalah bersama yang disampaikan ke BP7.
Terakhir, muara itu semua, tahun lalu saya mengambil alih sebuah yayasan pendidikan dengan aset Rp30M di Bandung hanya dengan bekal pendidikan organisasi. Yayasan pendidikan yang mengelola TK, SD, SMP, SMA ini bisa dikuasai tanpa uang, tanpa pencitraan. Asli, apa adanya, hanya karena memahami Anggaran Dasar yang termaktub dalam Undang Undang tentang Yayasan, dan bekal obrolan warung kopi soal aplikasi strategi Sun Tzu dalam memetakan permasalahan organisasi. Sudah tentu karena yayasan ini adalah organisasi pendidikan, kita perlu juga memiliki kompetensi dan kapasitas dalam bidang pendidikan. Kapasitas ini saya peroleh karena dulu sering menjadi relawan di yayasan pendidikan. Kebetulan saja, Semuanya tersusun dalam kehidupan tanpa niat dan hasrat.

BERORGANISASI ITU FARDU KIFAYAH

Ini sih fatwa dari orang sesat, bukan dari MUI. Nilai-nilai dari kewajiban berorganisasi ini pastilah kawan2 rasakan dan ketahui. Mau shalat berjamaah, rapikan dulu shaf-nya. Jika ada orang bertiga berjalan di muka bumi, maka mereka harus mengangkat pemimpinnya. Begitulah kira2 kutbah yang pernah saya dengar dari al-ustad Arif Budiman, pada suatu masa.
Jadi, umat alumni Sempel juga perlu memenuhi kewajiban berorganisasi. Disebut fardu kifayah, artinya kita semua berdosa jika lalai membangun organisasi kita, dan terhapus beban kewajiban kita semua itu jika di antara kita sudah ada yang melaksanakannya. Begitu kata guru agama almarhum pak Hudri.
Manteman, sekarang ini ada kesempatan bagi kita untuk menyusun barisan. Wakil-wakil tiap angkatan sedang aktif berkumpul membahas reuni. Reuni pasti terjadi, apa pun kondisi, karena sudah menjadi fitrah untuk bersilaturahmi. Yang sayang bila dilewatkan adalah kesempatan untuk membangun organisasi, yang fardu tadi.
Wakil-wakil Angkatan dapat menyisihkan waktu sejenak untuk mendirikan Forum Wakil Angkatan Alumni Sempel Tahun 1981-1992. Disengaja berkumpul atau tidak sengaja pun, manfaatkan waktu untuk membuat acara pendirian dengan dilengkapi Berita Acara untuk legal formalnya. Wakil angkatan diharapkan hadir semua atau sekurang-kurangnya mencapai kuorum yang umum, 2/3 dari keseluruhan jumlah angkatan.
Forum Wakil Angkatan (FWA) ini menggantikan peran Ikatan Alumni yang kelak akan dibentuk. FWA akan memayungi dan menjadi wadah alumni hingga nanti ikatan alumni berdiri saat alumni seluruh angkatan berkumpul, pada reuni akbar yang lebih besar.

CATATAN AKHIR

FWA ini akan menjadi struktur organisasi yang membawahi panitia reuni. Panitia Reuni (PR) diberi mandat dan amanat oleh FWA dan oleh karena itu PR akan mempertanggungjawabkan program dan anggaran kepada FWA.
Satu kaidah yang harus dipenuhi adalah anggota FWA tidak boleh merangkap pengurus PR, apakah pengurus inti maupun pengurus seksi.
Lebih ideal lagi jika wakil-wakil angkatan ini merupakan Ketua Angkatan, sehingga organisasi bisa diberi nama Forum Ketua Angkatan (FKA).
Demikian, semoga wacana ini bisa dipahami dan dijalani, untuk silaturahmi yang lebih kokoh.
Salam Sempel!