Kantin

Kantin Bedeng

Masih ingat kantin Sempel jaman 80'an? Berada di sayap timur gedung berwarna coklat itu berbatasan dengan jalan Cibodas Raya, ya, kan? Dinding, meja dan bangku terbuat dari kayu dengan desain sederhana, adalah pusat layanan kuliner di Sempel jaman itu. Menu seriusnya nasi uduk; Penghiburnya gorengan bala-bala dan kawan-kawan. Bapak yang kurus dan ibu yang gemuk adalah pemilik lakon yang bertanggungjawab menyelesaikan masalah pangan kita di situ. Kadang-kadang ada dara manis dari SMPN 1 yang singgah dan ikut melayani di situ. (Ssssst, gue pernah pdkt, tapi ditegur keras oleh sang neneknya ini. "Jangan PHP," katanya.)
Bagi yang bosan dan menghendaki menu lain, ada warung PKL di depan gerbang Sempel dengan pilihan booth empek-empek Tangerang (aslinya sih "aci berenang" alih-alih kapal selam), baso malang, dan ada lagi yang terlupakan. Mungkin kamu ingat? Oh ada warung es teh dan kelapa muda yang aslinya tua.
Sudah tidak asing lagi dengan cerita bahwa para pedagang makanan ini diduga kuat sering menjadi korban darmaji, dahar lima ngaku hiji. Meski pun begitu, karena jaman itu masih disebut jaman normal, tidak ada pedagang yang merasa perlu untuk memasang peringatan "Pencurian akan Dilaporkan Kepada Yang Berwajib." Penak jaman ku tho? Ah jadi ngelantur tulisan ini. Bobo duyu ah, sudah lewat tengah malam di Bandung saat tulisan ini dibuat.

0 komentar:

Posting Komentar